Saya pernah punya seorang tetangga, dia bukan orang muslim, dia bermukim di mesir untuk sementara, dalam rangka sebuah kontrak kerja di sebuah proyek badan pangan,karna baru-baru ini mesir hendak mengimpor gamdum dalam jumlah besar untuk produksi makanan pokok. Saya tidak sempat untuk berkenalan dengan sang tetangga, sebab dia tak punya banyak waktu untuk mengobrol dengan orang asing dan muda seperti saya, lagipula saya juga tidak ada niat untuk impor gamdum, hehe..
Monday, January 6, 2014
Nikmat Islam dan Iman
Monday, December 30, 2013
Soreku di Garbage City dan Sang Gereja Tua
Sore itu, aku dan tiga teman sekuliyahku berkesempatan memanfaatkan masa libur untuk berjalan-jalan disekitar sebuah gunung batu, bernama Jabal Muqattam.
Beberapa bulan lalu kami sudah punya rencana, namun baru terealisasikan. Yah maklum, banyak kesibukan yang tak menentu. Nah saat itu, kami mengunjungi sebuah Gereja kuno yang ada didalam gunung muqottom tersebut. Bangunan ini merupakan salah satu aset sejarah mesir yang punya nilai sejarah tersendiri.
Bentuknya masih apik dan terjaga dengan baik, setiap bagian bangunannya bersih, menunjukkan gereja ini dirawat secara total. Gereja koptik ini, menurut sejarah adalah karya seni orang-orang kristen koptik mesir, yang ingin mendirikan ma'bad, tempat ibadah, lalu memahat bukit disekitarnya.
Beberapa bulan lalu kami sudah punya rencana, namun baru terealisasikan. Yah maklum, banyak kesibukan yang tak menentu. Nah saat itu, kami mengunjungi sebuah Gereja kuno yang ada didalam gunung muqottom tersebut. Bangunan ini merupakan salah satu aset sejarah mesir yang punya nilai sejarah tersendiri.
Bentuknya masih apik dan terjaga dengan baik, setiap bagian bangunannya bersih, menunjukkan gereja ini dirawat secara total. Gereja koptik ini, menurut sejarah adalah karya seni orang-orang kristen koptik mesir, yang ingin mendirikan ma'bad, tempat ibadah, lalu memahat bukit disekitarnya.
Rasul Tak Marah
Pernah suatu ketika, Saat Rasulullah saw. pulang dari perang Ahzab, Beliau berpesan kepada kafilah (rombongan) terakhir sahabat yang hendak juga pulang menyusul Beliau, agar meraka semua menunaikan sholat ashar di desa Bani Quraidhah, dan Beliau melarang melaksanakannya di tengah perjalanan itu.
Wali Allah yang penuh Kesahajaan
Syeikh
Ali Al Badawi, adalah sosok ulama 'alim yang berjiwa sufi, tawaddu, shaleh dan
bersahaja. Rangkain kehidupan yang beliau jalani dia tidak terkesan seperti ulama-ulama pada umumnya. Gaya hidupnya yang penuh sahaja itu mencerminkan keihklashan hati dan jiwanya dalam mencintai Rabb
Azza wa jalla, bahkan saksi sejarah berkata, beliau rela hidup miskin untuk mencintai Tuhannya sepanjang usia, sampai-sampai tak ada
seorang pun wanita yang mau menikah dengannya.
Sunday, December 29, 2013
Cerita miniKu di awal Musim Dingin
Ekstrim
nya udara yang hanya beberapa derajat malam itu, membuat sekujur tubuhku
menggigil tak karuan karena dingin, merayuku agar secepat mungkin pulang
ke tempat tinggalku. Manakala beberapa langkah hendak menjangkau pintu
rumah, aku terkejut oleh seseorang yang melambaikan tanganya dan
memanggil-manggil dengan sebuah isyarat, terlihat sosok berbaju hitam di
luar sana, terpaksa ku urungkan niatku masuk rumah saat itu.
Keleidoskop tentang : ISTIHSAN
Dunia fiqih masa kini telah mengalami perkembangan yang cukup
signifikan, demikian seiring dengan munculnya problematika yang
berwarna-warni disekeliling ummat islam. sementara para ulama mujtahid,
sebagai satu-satunya kaum ahli, tengah berusaha melakukan observasi dan
penelitian scara mendalam guna menemukan sebuah intsrument (alat) yg
tepat untuk ber-istinbath hukum dalam menghadapi sebuah mas'alah (problem).
Friday, July 5, 2013
Membaca Syiah dan Mengenal ajarannya
Syiah sendiri adalah nama sebuah golongan pengikut Ali bin abi Thalib
ra., mereka adalah kaum yang setia kepada Ali dan Ahlul Bait
Nabi, tetapi tidak disangka rupanya kesetiaan mereka tidak berpandang
arah, hingga sebagian kelompok dari golongan ini ada yang terlalu melebih lebihkan
penghormatan kepada Ali ra. dengan menuhankannya. Selain itu
ada pula yang menganggap Ali ra.
berpartisipasi dalam menerima Nubuwaah (kenabian) setelah Rasulullah
Saw., dan ada juga yang mengklaim bahwa Malaikat Jibril telah keliru
mengalamatkan wahyu yang datang dari Allah kepada Nabi Muhammad Saw. yang
menurut mereka seharusnya ditujukan kepada Ali ra.
Subscribe to:
Comments (Atom)
